IPC Siap Melayani Industri Otomotif Dalam Skala Besar

PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia tercatat telah melakukan ekspor kendaraan utuh (CBU) hingga 1,3 juta unit. Untuk memperingati hal tersebut, dilakukan perayaan peluncuran kendaraan yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menko Ekonomi Darmin Nasution,serta Menseskab Pramono Anung. Perayaan ini dilakukan di area PT Indonesia Kendaraan Terminal atau IPCC, Jakarta pada hari Rabu 5 September 2018. IPCC berada di area kerja IPC atau Pelindo II.

Model CBU milik pabrikan Toyota yang telah berhasil diekspor antara lain Kijang Innova, Fortuner, Yaris, Vios dan Sienta. Selain dari Toyota, IPCC juga telah memfasilitasi ekspor kendaraan CBU produksi ADM, antara lain Avanza, Rush, Town Ace dan Lite Ace. Mobil CBU pabrikan Toyota tersebut telah dikirim ke lebih dari 80 negara. Negara-negara tersebeut berada di Asia, Afrika, Amerika Latin, Karibia, dan Timur Tengah.

Toyota Mendominasi Ekspor Kendaraan CBU

Dari seluruh kendaraan CBU yang diekspor dari Indonesia, 80 persen terdiri dari kendaraan produksi Toyota. Dan dari sembilan model ekspor Toyota, kontribusi terbesar diberikan oleh Fortuner yang telah diekspor sejumlah lebih dari 410.000 unit. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat ekspor mobil CBU tahun 2017 tumbuh hampir 19% menjadi 231.169 unit.

Dengan fasilitas yang dimiliki oleh IPCC, seperti fasilitas jasa Vehicle Processing Center (VPC), IPCC mampu mengakomodasi kegiatan ekspor impor industri otomotif Tanah Air. Tak hanya itu, IPCC juga memiliki fasilitas Equipment Processing Center untuk mengakomodasi kegiatan ekspor impor alat-alat dan spare part. Dengan infrastruktur jalan akses pelabuhan yang baik, IPC dipastikan mampu mengakomodasi kebutuhan ekspor impor industri otomotif.

IPC Meningkatkan Pemanfaatan Teknologi Digital

PT Pelindo II (IPC) selalu melakukan upgrade fasilitas kepelabuhan untuk mendukung industri dalam negeri. Salah satunya adalah pemanfaatan teknologi digital di pelabuhan-pelabuhan yang dikelola oleh IPC. Dengan memanfaatkan teknologi digital, IPC dapat mempercepat aktifitas administrasi ekspor impor di pelabuhan. Selain itu, teknologi digital juga mempermudah proses serta mampu menekan biaya logistik.

Dengan biaya logistik yang lebih murah, IPC mampu mendorong produsen produk lokal untuk melakukan ekspor hasil produk mereka. Hal ini memberi kesempatan bagi produk lokal untuk dapat bersaing dengan produk dari negara lain.

Tak hanya itu, IPC juga berusaha meningkatkan pelayanan yang mampu mereka tawarkan pada industri otomotif dan permesinan dalam negeri. Hal ini terbukti dari usaha IPCC untuk mempersiapkan fasilitas yang mampu mendukung keluar masuknya alat berat seperti excavator, bulldozer, hingga lokomotif kereta. Pemerintah juga berencana untuk menyederhanakan regulasi serta mempersiapkan infrastruktur pendukung guna mendukung industri otomotif Indonesia.

Program Tol Laut Terbukti Berjalan

Dengan pencapaian ekspor 1,3 juta unit kendaraan CBU dari Toyota, IPC telah membuktikan diri mereka. Mereka menunjukkan bahwa mereka mampu untuk mengakomodasi kegiatan ekspor impor skala besar. Selain itu bukti lainnya ialah berjalannya program tol laut. Program tol laut ini juga menjadi bukti bahwa fasilitas dari PT Pelindo II mampu untuk mengakomodasi aktifitas bongkar muat kapasitas besar.

Chiefy Adi K, Direktur Utama PT Indonesia Kendaraan Terminal (IPCC) mengatakan, “Di tahun ini IPCC mendapat tambahan dari pengalihan throughput kendaraan yang sebelumnya dikelola oleh Port of Tanjung Priok (afiliasi) sebagai bagian dari kebijakan spesialisasi bisnis yang dilakukan Pelindo II.”

“Saat ini IPCC telah melakukan MoU dengan Pelindo IV untuk kerjasama pengoperasian car terminal di pelabuhan Makassar dan Samarinda. Ini sebagai langkah IPCC untuk menggali potensi bisnis di Wilayah Indonesia khususnya Indonesia Timur yang masuk jalur pelayaran internasional,” tutup Chiefy.

 

Referensi:

  1. OceanWeek.co.id/ekspor-toyota-tembus-13-juta-unit-jokowi-minta-investasi-ekspor-ditingkatkan/
  2. Sindonews.com/ipc-ekspor-toyota-capai-13-juta-unit-1536134155
  3. Kontan.co.id/ipc-siap-fasilitasi-ekspor-industri-otomotif-nasional?page=1
  4. Beritatrans.com/ipc-berhasil-fasilitasi-ekspor-13-juta-kendaraan-toyota/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *