Review of Maritime Transport – Tarif Kapal Kontainer dan Biaya Pengangkutan Maritim

Tarif semua jenis kapal kontainer diseluruh pasar naik pada tahun 2017. Namun hal ini tidak berlaku untuk tarif kapal tanker, dimana kondisi tarif kapal tanker mengalami penurunan. Penyebab utama dari fenomena ini adalah pertumbuhan supply kapal tanker yang melebihi pertumbuhan demand, sehingga terlalu banyak kapal tanker di pasaran.

Tarif jasa kapal kontainer naik dikarenakan terjadinya keseimbangan antara supply-demand untuk kapal kontainer di pasaran. Dengan pertumbuhan demand yang lebih besar daripada pertumbuhan supply, tarif jasa kapal kontainer pun dapat naik dengan stabil. Pertumbuhan supply tahun 2017 sebesar 3,8% sedangkan pertumbuhan demand mencapai 6,4%. Nilai pertumbuhan demand nyaris mencapai 2 kali nilai pertumbuhan supply. Hal ini menyebabkan industri shipping dunia mengakhiri tahun 2017 dengan mencatatkan keuntungan sebesar 7 milliar Dolar Amerika. Selain itu, rerata pendapatan per hari diseluruh segmen kapal kontainer mencapai 10.986 Dolar Amerika per hari.

Untuk kapal kontainer yang mengangkut komoditas dry bulk, tahun 2017 merupakan tahun yang baik. Hal ini karena sektor tersebut mengalami peningkatan yang besar. Menurut UNCTAD, nilai peningkatan pada tahun 2017 dapat digunakan sebagai kompensasi penurunan pendapatan pada tahun 2016. Dengan pertumbuhan demand untuk seaborne dry bulk mencapai 4,4% dan pertumbuhan supply carrier-nya hanya mencapai 3%, membuat pertumbuhan tarif dapat terjadi.

Pertumbuhan Supply-Demand Dalam Shipping Kontainer 2007-2017

Pada tahun 2008, pertumbuhan demand menurun pesat. Dari 10% pada 2007 menjadi hanya tumbuh sebesar 2% pada 2008. Bahkan pada 2009 nilai pertumbuhannya mencapai titik negatif, yaitu minus 8%. Hal ini terjadi karena krisis ekonomi dunia. Setelah ekonomi mulai membaik, tahun 2010 petumbuhan demand kembali naik mencapai 17% hanya untuk turun kembali ke 7% ditahun berikutnya. Setelah mengalami pertumbuhan sebesar 4% selama 3 tahun berturut-turut, nilai pertumbuhan demand kembali fluktuatif di tahun 2015 hingga 2017 dengan nilai antara 1% hingga 6,4%.

Berbeda dengan pertumbuhan demand yang menurun pesat, pertumbuhan supply tidak mengalami kurva yang terlalu ekstrem. Dimulai dengan nilai pertumbuhan 11,8% pada 2007, nilainya hanya turun 1% di 2008 dan turun 6% di 2009. Setelah itu nilai pertumbuhan supply kembali naik menjadi 8,3% di 2010 dan kembali fluktuatif di tahun 2011 hingga 2015. Pada periode tersebut, nilai pertumbuhan terendah tercatat pada nilai 4,9% dan tertinggi pada nilai 8,1%. Pada tahun 2016 nilai pertumbuhan supply turun tajam dari 8,1% menjadi hanya 1,2%. Namun pada 2017 nilainya kembali naik menjadi 3,8%.

Dengan gejolak pertumbuhan supply dan demand pada periode tersebut tarif jasa kapal kontainer pun mengalami perubahan yang sangat besar. Banyak yang mengalami peningkatan tarif secara besar hanya untuk turun lagi ditahun berikutnya. Nilai penurunan terbesar yang dicatat dalam “Review of Maritime Transport” rilisan UNCTAD adalah minus 62,6%. Sedangkan nilai peningkatan terbesar adalah 262%.

Gigihnya Konsolidasi Menghadapi Pasar Jasa Kapal Kontainer

Pada tahun 2017, konsolidasi penyedia jasa kapal kontainer mampu bertahan secara gigih dalam pasar yang bergejolak. Tercatat selama beberapa tahun terakhir pasar jasa kapal kontainer mengalami kerugian. Konsolidasi dilakukan melalui merger, akuisisi, dan atau aliansi antar perusahaan penyedia jasa kapal kontainer.

Konsolidasi tersebut terbukti mampu membuat penyedia jasa kapal kontainer bertahan mengahadapi pasar yang bergejolak. Pada tahun 2016, nilai kerugian yang diderita oleh perusahaan-perusahaan terbesar penyedia jasa kapal kontainer di dunia tercatat menapai 3,5 miliar Dolar Amerika. Kerugian ini merupakan kerugian tahunan pertama bagi mereka sejak tahun 2011.

UNCTAD menyampaikan bahwa jika dilakukan dengan baik dan diikuti dengan strategi eksekusional yang efektif, merger bisa memberi dampak yang baik. Salah satu dampak dari merger adalah membantu pihak carrier meningkatkan performa dan sinergi operasional mereka.

Pada tahun 2017, struktur aliansi dari carrier dunia dirubah menjadi 3 aliansi yang lebih besar. Ketiga aliansi tersebut adalah 2M, the Ocean Alliance, “The” Alliance. Restrukturisasi ini bertujuan untuk merubah kondisi kepadatan pasar. Hal ini pun membuahkan hasil, pasar kini memiliki struktur yang sangat terkonsentrasi (padat) terutama di jalur perdagangan utama. Ketiga aliansi tersebut tercatat melayani 93% dari kegiatan perdagangan rute Timur-Barat. Sedangkan 7% sisanya dilayani oleh perusahan global maupun regional lainnya.

Pemulihan Tarif Kapal Kontainer Dry Bulk

Demand seaborne dry bulk mengalami pertumbuhan yang lebih besar dari pada pertumbuhan kapal kontainer pada tahun 2017. Hal ini merupakan bukti nyata bahwa kondisi pasar sektor dry bulk mengalami perbaikan. Tercatat rerata pendapatan per hari kapal kontainer pada sektor tersebut mencapai 10.986 Dolar Amerika per hari. Nilai tersebut mengalami peningkatan sebesar 77% apabila dibandingkan dengan kondisi pada 2016.

Pasar Capesize tumbuh secara kuat di tahun 2017. Pertumbuhan ini terjadi karena meningkatnya impor bijih besi oleh China, serta rebound dari perdagangan batu bara. Kondisi pasar Panama juga meningkat jika dibandingkan dengan 2016. Peningkatan ini terjadi karena keseimbangan pertumbuhan supply-demand. Nilai rerata pendapatan per hari sektor ini pun naik 75% dibanding 2016, mencapai nilai 10.570 Dolar Amerika. Untuk pasar Handysize, tahun 2017 juga merupakan tahun yang baik. Rerata pendapatan per pasar tersebut meningkat hingga 46% jika dibandingkan dengan 2016. Nilai rerata pendapatannya adalah 9.185 Dolar Amerika per hari.

Tahun Yang Berat Untuk Penyedia Jasa Kapal Tanker

Dengan pertumbuhan supply yang melebihi pertumbuhan demand kapal tanker, sektor tersebut mengalami penekanan yang besar. Dengan ketidakseimbangan antar pertumbuhan supply-demand, nilai tarif jasa kapal tanker pun mengalami pelemahan.

Pelemahan terjadi baik untuk pengangkutan minyak mentah maupun produk olahan minyak selama tahun 2017. Nilai rerata pendapatan sektor ini turun sebesar 35% jika dibandingkan dengan 2016. Tahun 2017 nilai rerata pendapatannya adalah 11.655 Dolar Amerika per hari. Nilai tersebut merupakan nilai rerata pendapatan tahunan terndah selama 20 tahun terakhir.

Apabila dilihar dari sektor kapal tanker ukuran sangat besar, nilai rerata pendapatan per hari mengalami penurunan yang lebih besar. Tahun 2017 tercatat penurunan pendapatan di sektor tersebut mencapai 57% dibandingkan tahun 2016. Nilai rerata pendapatan sektor tersebut hanya mencapai 17.800 Dolar Amerika per hari.

Informasi lebih lanjut terkait mekanisme penentuan harga, dampak carbon-pricing terhadap tarif kapal kontainer serta pandangan UNCTAD terhadap pembuatan kebijakan dapat dilihat pada jurnal “Review of Maritime Transport 2018”.

 

Referensi:

https://unctad.org/en/PublicationsLibrary/rmt2018_en.pdf

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *