Pemprov Lampung Mendukung Percepatan Pembangunan Dry Port Way Kanan  

Pemerintah Provinsi Lampung, bersama dengan PT Pelindo, PT KAI, Pemerintah Kabupaten Way Kanan, dan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) mengadakan Focus Group Discussion (FGD). FGD tersebut membahas tentang percepatan pembangunan pelabuhan darat (dry port) Way Kanan.

Pembicara yang hadir dalam acara FGD ini adalah perwakilan dari Bupati Way Kanan, dan Direktur Prasarana Direktorat Jenderal Perkeretaapian. Selain itu, terdapat pembicara dari pihak Kementerian Perindustrian yang diwakili oleh Direktur Jenderal Pengembangan Wilayah Industri. Sedangkan untuk perwakilan pembicara dari PT Pelindo II dan PT KAI adalah Direktur Komersial dari masing-masing instansi.

FGD ini dilakukan sebagai kelanjutan dari MOU yang telah dibuat antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan PT Pelindo. Selain itu, ada juga perjanjian antara Pemprov Lampung dengan PT KAI, ucah Qudratul Ikhwan selaku Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung.

Membahas Potensi Masalah Pembangunan Dry Port Way Kanan

Dalam FGD ini, para peserta membahas apa saja permasalahan yang dapat muncul dalam proses pembangunan dry port Way Kanan. Selain itu mereka juga membahas upaya yang perlu dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Semua demi terwujudnya percepatan pembangunan dry port Way Kanan.

Pembangunan dry port Way Kanan merupakan salah satu wujud realisasi konsep pembangunan infrastruktur Provinsi Lampung. Provinsi Lampung memiliki konsep pembangunan infrastruktur yang terintegrasi dan terkoneksi.

Rencananya, dry port Way Kanan akan dibangun secara terkoneksi dan terintegrasi dengan Pelabuhan Panjang. Keduanya akan disambungkan menggunakan moda transportasi kereta api. Tujuan pemerintah untuk menghubungkan keduanya adalah untuk menimbulkan multiplier effect untuk mendorong perkembangan industri dan perekonomian Provinsi Lampung.

Dengan dibangunnya dry port Way Kanan, pemerintah berharap dapat mendorong kawasan industri Way Kanan untuk tumbuh lebih baik. Selain itu, dry port Way Kanan diharapkan dapat meningkatkan konektivitas wilayah serta mengurangi beban jalan. Taufik Hidayat selaku Plt. Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan mengatakan, dry port Way Kanan dapat mengakomodir kebutuhan angkutan barang dan komoditas eksport Provinsi Lampung.

Setelah melakukan FGD, seluruh pihak sepakat untuk mendukung percepatan pembangunan dry port Way Kanan. Kesepakatan tersebut diresmikan dalam penandatanganan kesepakatan dalam berita acara yang dilakukan usai pelaksanaan FGD.

Seluruh pihak akan ikut serta dalam pembentukan lembaga percepatan pembangunan dry port Way Kanan. Lembaga ini akan bekerja sama dengan tim Sekretariat di Dinas Perhubungan Provinsi Lampung.

FGD ini sendiri digelar di Hotel Novotel Bandar Lampung pada hari Selasa, 16 Oktober 2018 yang lalu.

 

Referensi:

  1. http://oceanweek.co.id/lampung-segera-bangun-dry-port-way-kanan/
  2. http://duajurai.co/2018/10/16/pemprov-lampung-pelindo-sepakat-bangun-dry-port-way-kanan/
  3. https://harianmomentum.com/read/11907/pemerintah-akan-bangun-dry-port-di-waykanan

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *