Pelindo II Mendapatkan Laba Bersih 2,43 Triliun Rupiah

PT Pelindo II berhasil mencatatkan peningkatan pendapatan pada tahun 2018. Pendapatan usaha Pelindo II pada 2018 naik mencapai 11,44 triliun rupiah. Nilai ini naik hampir 900 miliar rupiah dibanding tahun 2017 yang hanya berada pada nilai 10,56 triliun rupiah.

Selain pendapatan yang meningkat, PT Pelindo II juga berhasil menurunkan biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) mereka. Tahun 2017, BOPO Pelindo II memiliki nilai 70,15 persen. Sedangkan pada tahun 2018 nilai BOPO mereka turun menjadi 69,90 persen. Hal ini berarti Pelindo II berhasil meningkatkan efisiensi anggaran kerja mereka.

Dengan meningkatnya pendapatan dan menurunnya beban BOPO, Pelindo II berhasil membukukan peningkatan laba bersih perusahaan. Pada tahun 2017, laba bersih perusahaan tercatat pada nilai 2,21 triliun rupiah. Pada tahun 2018, nilai laba bersih tersebut mengalami peningkatan hingga 220 miliar rupiah menjadi 2,43 triliun rupiah.

Inovasi Bisnis Yang Menguntungkan

Menurut Direktur Utama PT Pelindo II, Elvyn G Masassya, peningkatan ini terjadi akibat dampak dari inovasi bisnis yang dikembangkan oleh PT Pelindo II. Peningkatan yang terjadi membuat PT Pelindo II mampu mengembangkan nilai aset mereka. Nilai aset Pelindo II tahun 2018 mengalami peningkatan hingga 4 triliun rupiah dibandingkan pada 2017. Tahun 2017, nilai aset Pelindo II hanya 47,22 triliun rupiah, namun pada 2018 nilainya telah mencapai 51,43 triliun rupiah. Apabila dilihat dari laju pertumbuhan aset pada periode 2015 hingga 2018, nilai laju pertumbuhannya mencapai 6,5 persen.

Tahun 2019 ini PT Pelindo II memiliki target untuk kembali menurunkan BOPO mereka menjadi 68,08 persen. Nilai ini lebih rendah hampir 2 persen jika dibandingkan dengan BOPO 2018. Sedangkan target pendapatan usaha yang ingin diperoleh pada tahun 2019 adalah 13,50 triliun rupiah dengan laba tahun berjalan sebesar 2,61 triliun rupiah.

Peningkatan Operasional

Selain peningkatan laba, PT Pelindo II juga mencatatkan pertumbuhan positif di sisi operasional mereka. Arus peti kemas yang ditangani pada tahun 2018 naik 10,24 persen dibandingkan pada thaun 2017. Nilai total peti kemas yang mereka tangani mencapai 7,64 juta TEUs.

Arus non peti kemas pun ikut mengalami pertumbuhan sebesar 8,55 persen pada 2018 dengan nilai mencapai 61,7 juta ton. Arus kapal naik hampir 11 persen menjadi 224,3 juta GT. Sedangkan arus penumpang mengalami kenaikan sebesar 39 persen, menjadi 714 ribu penumpang pada 2018, atau naik lebih dari 100 ribu penumpang dibandingkan tahun 2017.

Elvyn mengatakan bahwa peningkatan kinerja IPC yang terjadi di berbagai lini merupakan imbas dari berbagai upaya yang telah dilakukan oleh IPC untuk meningkatkan kualitas pelayanan mereka. Peningkatan layanan IPC dilakukan untuk mewujudkan visi mereka untuk menjadi pengelola pelabuhan berkelas dunia yang unggul dalam operasional dan pelayanan.

Referensi:

  1. https://republika.co.id/berita/ekonomi/korporasi/pok8vk383/pelindo-ii-kantongi-laba-bersih-rp-243-triliun-pada-2018
  2. https://www.wartaekonomi.co.id/read219939/pelindo-ii-catat-pendapatan-sepanjang-2018-rp1144-triliun.html

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *