Beranda » Berita » Pelayaran dan Perkapalan » KM Kendhaga Nusantara 11 Untuk Optimalisasi Kawasan Indonesia Timur

KM Kendhaga Nusantara 11 Untuk Optimalisasi Kawasan Indonesia Timur

KM. Kendhaga Nusantara 11

Kapal tol laut KM. Kendhaga Nusantara 11 telah resmi dilepas dari galangan kapal PT Industri Kapal Indonesia (PT IKI) Makassar ke Pelabuhan Pangkal Tenau. Kegiatan Pelepasan KM. Kendhaga Nusantara 11 dilaksanakan pada Selasa (2/4).

Pelepasan tersebut disaksikan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, didampingi Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Makassa, Victor Vikki Subroto, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut yang diwakili oleh Kasubdit Angkutan Laut Dalam Negeri Kementerian Perhubungan, Capt. Budi Mantoro dan Direktur Utama PT Pelayaran Pelangi Tunggal Ika.

Mendukung Wilayah Timur Indonesia

Dikutip dari hubla.dephub.go.id, Capt. Budi Mantoro mengatakan, KM. Kendhaga Nusantara 11 direncanakan tiba di Pelabuhan Pangkal Kupang pada hari Jumat (5/4) untuk melayani kegiatan tol laut trayek T-13 (Tenau-Rote-Sabu-Lamakera-Tenau), dan trayek T-14 (Tenau-Lewoleba-Tabilota-Larantuka-Marapokot-Tenau) yang menghubungkan trayek H-3.

Capt. Budi menambahkan, PT IKI Makassar telah membangun 2 (dua) unit kapal (sister ship) yaitu KM. Kendhaga Nusantara 2 dan KM. Kendhaga Nusantara 11. KM. Kendhaga Nusantara 2 telah lebih dulu dilepas ke Pelabuhan Pangkal Teluk Bayur untuk memberikan pelayanan tol laut kepada masyarakat di wilayah barat Indonesia.

Kapal tol laut yang difungsikan untuk mengoptimalkan konektivitas di wilayah Indonesia bagian timur ini berkapasitas 100 TEUs. Kapal ini diharapkan dapat memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat di wilayah NTT karena dapat memuat muatan lebih banyak dibanding dengan menggunakan moda transportasi lainnya.

Angkutan Laut Sangat Penting

Seiring tujuan tersebut, dikutip dari kabarmakassar.com, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah mengatakan bahwa angkutan laut sangat penting sebagai penghubung antar pulau.

“Sangat penting sekali untuk dicanangkan sistem angkutan laut, supaya bisa menjangkau semua pulau yang ada,” ungkap Nurdin Abdullah dalam sambutannya di PT IKI Makassar, Selasa (2/4).

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Capt. Wisnu Handoko mengatakan bahwa pemerintah sangat concern terhadap penyelenggaraan tol laut yang sudah memasuki tahun kelima.

Capt. Wisnu menyebutkan capaian tol laut yang berhasil dicatat pekan ini adalah telah dilakukannya pemuatan ikan dengan Reefer Container pada kapal tol laut KM. Logistik Nusantara 2 di Pelabuhan Soasio Tidore.

“Hingga hari ini muatan hasil perikanan yang diangkut dengan refeer container telah masuk ke  dalam kapal KM. Logistik Nusantara 2 dan kapal siap diberangkatkan,” kata Capt. Wisnu.

Kementerian Perhubungan berkomitmen untuk terus mengoptimalkan muatan balik, termasuk muatan hasil perikanan yang sekarang sudah bisa diangkut sebagai muatan balik dengan refeer container.

Referensi:

  1. https://news.detik.com/berita/d-4495380/km-kendhaga-nusantara-11-siap-beroperasi-di-tol-laut-indonesia-timur
  2. https://www.kabarmakassar.com/posts/view/6257/gubernur-sulsel-lepas-km-kendhaga-nusantara-11-karya-anak-bangsa.html
  3. http://maritimnews.com/2019/04/kendhaga-nusantara-sebelas-perkuat-konektivitas-tol-laut/
  4. http://hubla.dephub.go.id/berita/Pages/DUKUNG-KONEKTIVITAS-WILAYAH-INDONESIA-TIMUR,-KAPAL-TOL-LAUT-KM.-KENDHAGA-NUSANTARA-11-DITEMPATKAN-DI-KUPANG.aspx

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *