Pelindo IV akan Tambah Rute Direct Call

Setelah sebelumnya PT Pelindo IV membuka rute direct call ke China, tahun 2019 ini PT Pelindo IV berencana akan menambah rute direct call dan direct export mereka. Rute baru yang rencananya akan dibuka oleh PT Pelindo IV adalah ke India dan Malaysia.

Direct Call Sejak 2015

Untuk rute direct call dan direct export ke India, PT Pelindo IV berencana untuk bersinergi dengan PT ANTAM (persero) Tbk. Farid Padang, selaku Direktur Utama PT Pelindo IV menyampaikan bahwa sejak 5 Desember 2015 yang lalu PT Pelindo IV telah melakukan direct call ke luar negeri. Saat itu, PT Pelindo IV bekerja sama dengan perusahaan pelayaran SITC yang berasal dari Hongkong.

Sejak itu, PT Pelindo IV melayani direct call dan direct export ke Eropa dan Amerika. Farid mengatakan bahwa selama ini perusahaan belum melakukan direct call dan direct export ke wilayah Asia Selatan, terutama India. Negara Asia yang sebelumnya telah menjadi rute direct call dan direct export dari PT Pelindo IV berada di wilayah Asia Timur, antara lain China, Jepang, dan Korea.

Partnership dengan ANTAM

Dengan menggandeng PT ANTAM, Farid berharap dapat membantu ANTAM untuk mewujudkan potensi pasar produk mereka di India. Rencananya, sistem direct call dan direct export yang akan diterapkan untuk rute India adalah sistem third party cargo. Dalam sistem ini, ANTAM akan bertindak sebagai pemilik kargo, Pelindo IV bertindak sebagai operator pelabuhan, sedangkan untuk operator kapal rencanaya akan menggunakan jasa dari Sinokor Merchant Marine Co., Ltd.

Tatang Hendra, Direktur Pemasaran PT ANTAM (Persero) Tbk, mengatakan bahwa potensi pasar produk ANTAM di India cukup besar. Produk utama ANTAMyang diekspor ke India adalah produk emas. Bahkan total ekspor emas ANTAM ke India dapat mencapai 10 kali lebih banyak dibandingkan ekspor emas ANTAM ke Korea. Tiap bulannya, ANTAM dapat mengekspor emas mencapai 270 kontainer atau sekitar 1.000 ton ke India. Sedangkan ekspor ANTAM ke Korea hanya sekitar 25 hingga 30 kontainer per bulan.

Beralih ke rute Malaysia, PT Pelindo IV akan mencoba merintis jalur ini melalui Johor Port. Produk utama yang akan dikirimkan antara lain hasil pertanian dari petani di Sulawesi Selatan serta produk pertanian dari Kawasan Timur Indonesia.

Dengan menggunakan direct export dari pelabuhan Makassar, PT Pelindo IV mengklaim dapat meningkatkan efisiensi biaya dan waktu bagi para pengguna jasa.

Sebelum ada rute direct call dan direct export ke China, pengiriman membutuhkan waktu 24 hari. Setelah ada rute direct call dan direct export ke China waktu yang dibutuhkan hanya 9 hari perjalanan. Efisiensi biaya pun tidak sedikit, sekitar 200 Dollar Amerika setiap pengiriman barangnya. Sedangkan untuk rute Eropa dan Amerika, waktu yang dibutuhkan kin hanya 11 hari, penyusutan biaya pun dapat mencapai 500 Dollar Amerika.

Referensi:

  1. https://www.inaport4.co.id
  2. https://www.inaport4.co.id
  3. https://oceanweek.co.id/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *