Beranda » Berita » Pelabuhan dan Terminal » Kapal Kontainer Berukuran Besar Sandar di Pelabuhan Waren

Kapal Kontainer Berukuran Besar Sandar di Pelabuhan Waren

  • by

Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Waren mencatat prestasi dengan berhasilnya melakukan uji coba dan memberikan pelayanan sandar dan bongkar muat  perdana sebuah kapal kontainer dengan ukuran besar  yang berbobot GT. 5.000  di Pelabuhan Waren, Papua hari Selasa (9/11).

Menurut Kepala Kantor  Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Waren, Nurdin Marpaung sebuah kapal kontainer KM. Kisik Mas dengan bobot 5.000 gross tonnage (GT) berhasil sandar di Pelabuhan Waren Papua. Kapal tersebut menjadi kapal besar perdana yang melakukan bongkar muatan dengan menurunkan sebanyak 16 unit petikemas Tol Laut.

“Kedatangan KM. Kisik Mas ini  merupakan bentuk kerjasama antara  PT. Luas Line  selaku operator Tol  Laut Voyage 9 dengan PT. Temas Line serta dukungan dari Kementerian Perhubungan Cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut,” ujar Nurdin.

 Kontainer KM. Kisik Mas disambut Pejabat Setempat

Kegiatan penyandaran perdana kapal kontainer KM. Kisik Mas tersebut disambut oleh Pjs. Bupati Waropen, Dr. Drs. M. Musaad,M.Si, Kepala Kantor  Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Waren, Nurdin Marpaung, dan para pejabat lainnya di Kabupaten Waropen.

Menurut Nurdin Marpaung, selama ini kapal-kapal besar seperti kontainer KM. Kisik Mas menurunkan barang melalui Pelabuhan Serui atau Pelabuhan Biak. Kemudian diseberangkan ke Kabupaten Waropen dengan menggunakan Kapal Kayu atau Kapal Tradisional. Hal ini mengakibatan harga barang di wilayah Waropen menjadi mahal.

“Keberhasilan ini tentunya berkat kerjasama dan koordinasi yang sangat baik antara Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Waren dengan Pemerintah Kabupaten Waropen. Sehingga uji coba sandar kapal pengangkut peti kemas ini bisa berjalan dengan baik di pelabuhan Waren,” kata Nurdin.

Dapat Mendorong Perkembangan Ekonomi

Nurdin juga berharap ke depan, kehadiran kapal dengan ukuran besar akan mendukung perkembangan ekonomi di wilayah Kabupaten Waropen Papua. Baik itu pengangkut barang maupun penumpang.

“Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui UPP Kelas III  Waren berharap dengan hadirnya kapal berukuran besar melaui Pelabuhan Waren akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Terutama dalam mengurangi disparitas harga atau tingkat kesenjangan kemahalan di Kabupaten Waropen.Serta mampu memberi peluang besar bagi banyak pihak termasuk penyerapan tenaga kerja,” kata Nurdin.

Nurdin juga mengatakan guna melakukan kesiapan uji kapal penyandaran kapal berukuran besar di Pelabuhan Waren pihaknya telah melakukan koordinasi selama 10 hari dengan semua pihak terkait. Termasuk dengan Pemerintah Kabupaten Waren guna memastikan kesiapan pelabuhan agar dapat menyandarkan kapal besar dengan baik.

“Keberhasilan Pelabuhan Waren bisa menghadirkan kapal berukuran besar seperti KM. Kisik Mas ini menunjukkan bahwa Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sangat peduli atas kelancaran transportasi ke Kabupaten Waropen,” kata Nurdin.

Sementara Pjs Bupati Waren, Dr. Drs. M. Musaad, M.Si, menyampaikan apresiasi atas upaya yang telah dilakukan Kantor UPP Pelabuhan Waren menghadirkan Kapal yang berukuran besar untuk melakukan bongkar muat barang dan penumpang melaui Pelabuhan Waren.

“Pemerintah Kabupaten Waropen berharap berhasilnya uji coba penyandaran kapal besar seperti KM Kisik Mas di Pelabuhan Waren, ini dapat menjadi acuan untuk pengembangan pelabuhan kedepan, termasuk masuknya kapal barang yang sejenis maupun kapal penumpang milik Pelni di Pelabuhan Waropen sehingga akan berdampak pada meningkatnya perekonomian masyarakat di Kabupaten Waropen,” ujar M. Musaad.

Lebih jauh M. Musaad mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti dan melakukan pertemuan dengan DPRD Kabupaten Waropen. Pertemuan tersebut guna membicarakan upaya pengembangan pemanfaatan pelabuhan kedepan. Supaya kapal -kapal berukuran besar bisa melayani Waropen secara terjadwal, baik kapal Barang maupun kapal penumbang.

Referensi: Hubla Kemenhub

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *